2018 in flash

UMIOY6CVUM
ini kalender tahun berapa ya? | sumber gambar dari web stocksnap

januari

tahun 2018 diawali dengan kemalangan. sepeda motor pertama yang saya beli secara cash, honda cb150r dengan plat nomor L 5242 AR, yang telah menemani keluarga kami selama 1,5 tahun…..dicuri orang!! kalo masih ingat kejadiannya, bikin badan jadi lemes aja. ya emang udah diincer sih kayaknya. terbukti, seminggu sebelum kejadian, motor sport di gang belakang udah dicolong juga. duh, ikhlas itu susah sekali, saudara”…..

februari

di februari ini, setidaknya ada tiga kejadian penting yang saya inget. pertama, ibu saya yang kasihan karena motor saya dicuri, meminjami saya uang untuk beli motor baru. di akhir bulan tersebut, saya mulai memproses pembelian motor baru bagi keluarga kami. kali ini bukan motor sport deh. yang family friendly aja, vario 125 euy. kedua, saya berkesempatan melakukan perjalanan dinas ke probolinggo. berinteraksi dengan orang” madura di sana cukup menyenangkan juga. taiyeh! ketiga, di balik kesulitan, ada kemudahan. di bulan ini rupanya ada kejutan bagi keluarga kami. alhamdulillah, istri kami diamanahi untuk hamil anak ketiga. maasyaAllah….

maret

di bulan ini, motor vario yang kami beli, sudah datang! duh, kenapa gak dari dulu aja ya kami beli vario. vario sih masih enak bawa istri dan anak dua ke mana” (kalo ditambah kursi depan lho ya). bandingin dengan pas naik cb150r, yang mana saya harus pake gendongan depan supaya shafiyyah gak nggeblak ke depan kalo ketiduran. maafin bapak yo, nduk….

april

di bulan ini, saya diberi kesempatan melakukan perjalanan dinas menembus taman nasional kerinci seblat via muara bungo. wooohooo….. sungguh pengalaman yang menarik lho. baru kali ini saya tahu ada peradaban manusia (alias kampung) jauh di dalam hutan (literally, di tengah hutan!). mana medannya sulit lagi. yang bikin kagum, masjidnya gede juga di kampung itu. karena medannya yang sulit, semua kebutuhan hidup kampung tersebut hampir semuanya dipenuhi dari hutan, mulai dari perkebunan sampai ladang. listrik? sudah ada lsm yang mengusahakan membuat pembangkit listrik tenaga sungai dekat sana. yaa cukup lah untuk menerangi sebuah kampung kecil. sayang, tujuan kami ke sana, yaitu melihat harimau sumatera, tidak tercapai. ya tapi setidaknya, saya sempet melihat babi hutan liar lah di sana.

mei

menjelang bulan puasa, istri saya meminta saya menerbangkan adiknya ke bogor. kehamilannya kali ini juga parah banget. mabuk dan ngeflek mewarnai kehamilan dia saat itu. mungkin karena kecapekan juga ya ngurus dua anak. alhamdulillah, kehadiran adik ipar sangat membantu selama bulan puasa….

juni

idul fitri tahun ini kami isi dengan pulang kampung ke surabaya. selama di surabaya, kami berlibur ke lokasi wisata yang dekat” saja. masjid agung al akbar (ketemu pak dhe jokowi!) dan kenjeran (keren banget ya jembatan suroboyo!). di penghujung liburan, ibu saya berhasil melobi temannya untuk meminjam vilanya di batu. alhamdulillah, keluarga kami dapat kesempatan mengunjungi batu secret zoo yang bagus bangetttttt!! kalo ada rezeki, insyaAllah kami ke sana lagi deh. gak cuman anaknya, ortunya pun juga terhibur ngelihat binatang di secret zoo

juli

di bulan” ini, kehamilan istri saya sudah mulai menormal (maksudnya mabuknya udah mulai hilang). dokter kandungan sudah memvonis kalau anak ketiga kami ini insyaAllah jenis kelaminnya perempuan…. oh ya, satu lagi, pondok pesantren yang kami rintis, resmi berdiri. ma’had ibnul mubarok namanya. lokasinya di ciampea, bogor. secara resmi juga, saya ditunjuk oleh asatidzah sebagai salah satu manajer keuangannya. santri yang masuk sebanyak 13 orang. tersebar dari depok, tambun, cilacap, bahkan ada yang dari poso!

agustus

bulan yang menyenangkan. di minggu pertama, saya melakukan perjalanan dinas ke pamekasan. ternyata, orang madura di pamekasan dan sumenep itu tipenya priyayi lho. jauh banget bedanya dari orang madura di sampang, bangkalan, bahkan probolinggo sekalipun. bahasa yang mereka pakai lebih ke krama alus gitu. itu di minggu pertama. di minggu kedua, kantor kami mengadakan rakor ke banyuwangi! alhamdulillah, puas banget snorkeling di bangsring!

september
di bulan ini, ma’had ibnul mubarok ciampea kedatangan 3 santri baru. jadi total ada 16 santri. maasyaAllah, padahal kapasitas pondok kami cuman 12. semoga tidak mengurangi kenyamanan kalian dalam menuntut ilmu ya
oktober
dari dulu, saya ingin sekali berkunjung ke dieng. ndilalah, dikabulin sama kantor. kali ini saya jalan ke kabupaten wonosobo. kami mensurvei para petani yang menerima kredit ultra mikro dari pusat investasi pemerintah. yah walaupun gak sampai ke kawahnya, setidaknya kaki pegunungan dieng sudah cukup mempesona deh bagi saya. di bulan ini juga, blog ini resmi terlahir kembali….

november

FAAKHITAH LAHIR!! cerita lengkapnya ada di

desember

alhamdulllah, tahun ini ditutup dengan senang”! pertama, saya harus dinas lagi ke probolinggo untuk mengawal video conference antara menteri keuangan dan menteri kominfo dengan pedagang di pasar bayeman. that video conference is a wrap tho! alhamdulillah! selanjutnya, kantor saya mengadakan rakor di puncak! maasyaAllah, nikmat mana lagi dari Allah yang kamu dustakan?
semoga 2019 ini berjalan baik bagi kita semua yaaa
signature5be279cb59a5b

29 thoughts on “2018 in flash

  1. Ahaa… kayaknya dah lulus nih bahasa maduranya .. taiye ??? hahahaa… motor yg dicuri itu emang bikin nyesek ya klo diingat, tp krn ikhlas diganti rezekinya dari Allah yg lebih baik, yaitu kelahiran anak ke-3 dan lancar dalam karir, semoga di tahun berikutnya selalu dalam lindungan Allah, sehat2 semuaa… dan tercapai yg diimpikan, aamiin….

  2. Aku kok ga bisa inget sedatil ini tiap kejadian, ya?
    ah….jangan-jangan bener apa kata suami aku ini orangnya ga care sama setiap kejadian dalam hidupku.
    Cuma yang inget kebetulan ada di Jurnal saja.
    Tapi yang penting alhamdulillah, ya….hehe

      1. Tapi, aku setuju banget dengan mebuat risalah seperti ini.
        Karena jujur, aku kembali nulis di blog ga sekeddar jurnal yang selalu hilang tiap ganti HP karena pakai aplikasi HP tidak effective mencatat memory kita.
        Keep going! Hehehe.

  3. Motor hilangnya diganti dengan dinas luar yg berentetan, plus rizki anak, plus pesantren yg santrinya melebihi target, plus motor baru lewat tangan ortu dan baru ngeh kalau motor yg hilang itu memang kurang cocok buat motor keluarga, tapi lebih ke bapaknya gegayaan. *ini komen kenapa jadi panjang begini?* ๐Ÿ˜€
    2019 lebih baik lagi.

any comments?